Lucas yang Beda

Lucas yang Beda

- Sepakbola
Jumat, 21 Agu 2009 14:30 WIB
Lucas yang Beda
Liverpool - Dua tahun awal perjalanan karirnya di Liverpool, performa Lucas Leiva tidak bagus-bagus amat. Di musim yang ketiga ini gelandang Brasil itu menjanjikan penampilan yang berbeda dan terbaik.

Lucas yang ditransfer dari Gremio pada musim panas 2007 relatif belum memperlihatkan aksi yang apik dalam dua musim terakhir. Keberadaan Xabi Alonso saat itu dilihat sebagai salah satu penyebab sulitnya ia menjadi starter. Bahkan ketika dimainkan pun, beberapa kali Lucas melakukan blunder yang merugikan tim.

Kini dengan hengkangnya Alonso ke Real Madrid dan masih cederanya Alberto Aquilani, tenaga Lucas sangat dibutuhkan oleh Rafael Benitez. Mau tak mau, ia harus segera menunjukkan kemampuan sebenarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bagusnya, mantan kapten timnas Brasil U-20 itu mampu menyuguhkan aksi yang ciamik di musim yang baru ini. Walaupun The Anfield Gank sempat kalah 1-2 dari Tottenham Hotspur di laga pembuka Liga Inggris, Lucas cs mampu menang di laga keduanya lawan Stoke City dengan skor 4-0.

"Inilah kesempatanku, tapi kami harap Alberto (Aquilani) dapat segera kembali. Aku sudah bermain dan berlatih dengan baik, segalanya berjalan dengan baik. So, aku hanya perlu menjaganya saja," tutur Lucas yang dikutip Guardian.

"Aku hanya ingin melakukan yang terbaik untuk tim. Aku ingin tampil baik, tapi yang paling utama adalah membantu tim agar menang," sambungnya.

Liverpool menjalani laga pra-musim ini dengan hasil yang boleh dibilang sedikit mengecewakan. Meski begitu, Lucas adalah salah satu pemain yang dinilai Rafa mampu tampil bagus selain Jose Reina dan Glen Johnson.

Hal itu lah yang bikin Lucas makin pede alias percaya diri dalam menjalani musimnya kali ini. Ia meyakini dengan kondisi mental dan fisik yang sedang berada di atas, serta telah mampu beradaptasi dengan kultur sepakbola Inggris, ia akan bisa membawa 'Si Merah' berprestasi di akhir musim ini.

"Sejak pindah ke Liverpool, aku sempat menjalani momen-momen sulit di sini. Tapi kupikir itu adalah pengalaman yang dapat menolongku. Mereka membuat mentalku semakin kuat. Juga aku telah bekerja dengan baik di pra-musim lalu. Aku telah dapat beradapatasi dengan permainan fisik di sini (Inggris)."

"Aku pikir aku bisa lebih baik lagi dan percaya ini adalah tahun baikku. Dan juga dapat membantu kami dalam perebutan titel (Liga Inggris) lagi," tuntas pemuda usia 22 tahun itu. (mrp/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads