Para pendukung Arsenal tentu tidak lupa dengan Vieira. Pemain internasional Prancis ini merupakan sosok pemimpin sekaligus pengatur permainan di lini tengah pada masa-masa emas 'Gudang Peluru' beberapa tahun silam.
Kepergian Vieira ke Juventus pada musim panas 2005 disebut-sebut sebagai tonggak keringnya prestasi Arsenal. Anggapan tersebut memang terbukti benar, karena sejak saat itu tim asal London ini belum pernah meraih satu gelar pun sampai saat ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keputusan Wenger rupanya tepat. Ia berhasil menemukan sosok Vieira dalam sosok yang lain. Adalah Diaby yang menjadi figur yang dianggap sepadang dengan Vieira itu.
Permainan gemilangnya kala Arsenal melumat Portsmouth,Sabtu (22/8/09), 4-1 mengundang decak kagum. Selain tampil apik, Diaby mencetak dua dari empat gol 'The Gunners' ke gawang Pompey.
Bersama Cesc Fabregas yang kemudian digantikan Aaron Ramsey, Diaby mampu menjalankan tugasnya di pusat permainan dengan baik. Begitu Arsenal kehilangan bola, pemain berusia 23 tahun itu selalu sigap untuk merebutnya kembali.
Wenger pun terang-terang membandingkan Diaby dengan Vieira. Menurut 'Sang Profesor' Diaby memiliki karakter yang sangat mirip dengan Vieira meski sebenarnya lebih bersifat menyerang.
"Saya pikir Diaby sedikit bersifat menyerang dibanding Patrick Vieira. Namun jika ia memainkan peran yang lebih bertahan ia sangat mirip," tutur manajer asal Prancis itu di Reuters.
"Kemampuannya untuk mendapatkan bola kembali seperti Vieira. Dia dapat melakukan transisiΒ dari bertahan ke menyerangΒ dengan cepat. Dia juga memiliki mobilitas yang fantastis, tidak ada pemain yang dapat menyamainya."
Jadi siap berprestasi bersama Vieira baru, Arsenal?
(din/roz)











































