Ada beberapa insiden dalam laga MU lawan Arsenal yang boleh jadi akan bikin publik kembali menyuarakan pro dan kontra. Yang pertama adalah keputusan wasit Mike Dean tidak memberikan penalti untuk Arsenal saat Andrei Arshavin diganjal Darren Fletcher di kotak terlarang.
Lalu, kejadian kedua adalah pada proses lahirnya gol MU yang membuat kedudukan jadi 1-1. Ketika itu Dean menunjuk titik putih usai Wayne Rooney dijatuhkan kiper Manuel Almunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yang membuat The Professor kesal bukan hanya semata kartu merah atas dirinya itu. Enam kartu kuning diterima oleh timnya, sementara MU hanya tiga. Padahal, diklaim olehnya, banyak pemain MU yang melakukan pelanggaran.
"Saya tak tahu sebabnya. Anda harus bertanya kepada wasit. Lihat saja banyaknya pemain yang tak dihukum akibat pelanggaran," ujarnya seperti dilansir Daily Mail.
"Itu adalah masalah yang lebih besar karena memotong aliran permainan. Semua orang datang ke sini untuk menonton pertandingan, bukan tendangan bebas."
Tak sampai di situ, pria asal Prancis ini juga mengomentari satu orang pemain MU yang disebutnya menampilkan permainan "anti-football". Wenger menolak menyebut namanya, tetapi media-media Inggris memperkirakan itu adalah Fletcher yang telah menekel Arshavin di kotak penalti, tetapi tak ada hukuman untuknya.
"Saya telah melihat ada pemain yang berada di lapangan hanya untuk melakukan pelanggaran. Bagi saya, poin ini lebih penting ketimbang diving. Pemain-pemain yang tak pernah dihukum, yang meninggalkan lapangan tanpa menerima satu kartu kuning pun."
"Saya pikir, apa yang dilakukannya lebih anti-football ketimbang apa yang dilakukan oleh Eduardo (diklaim melakukan diving dalam laga melawan Glasgow Celtic midweek lalu)."
(roz/din)











































