FIFA menghukum Chelsea tidak boleh membeli pemain pada bursa transfer musim dingin (Januari 2010) dan musim panas (Juli 2010). Sanksi dijatuhkan karena 'Si Biru' dianggap melakukan tindakan ilegal dalam sebuah transfer pembelian pemain muda bernama Gael Kakuta.
Menurut Taylor hukuman yang diberikan FIFA tersebut tidak tepat karena kurang memiliki pembenaran. Menurutnya Chelsea tidak bisa sepenuhnya disalahkan karena pemain bersangkutan ingin bergabung dengan mereka.
"Hal itu terlihat cukup kejam dan jika mereka (FIFA) melakukan itu, mereka harus memiliki sejumlah pembenaran," tuturnya di ESPN .
"Ini merupakan situasi yang sulit karena Anda memiliki pemain muda yang ingin memiliki peluang bermain untuk tim itu."
"Saya tahu bahwa FIFA dan banyak orang di dunia khawatir klub terbesar akan secara mudah mendapatkan pemain yang amat bagus. Kekhawatirannya adalah apakah mereka akan mendapat kesempatan yang sama bagusnya dengan klub lain di dunia?" lanjutnya.
Taylor juga mengatakan bahwa pembelian pemain belia merupakan salah satu alternatif dibanding hanya membeli pemain jadi berusia matang.
"Namun Anda juga tahu bahwa terdapat tingkat kegagalan tertentu sewaktu mereka tumbuh. Dan Anda juga tahu bahwa klub besar dapat mengambil pemain muda yang mereka mau."
(a2s/arp)










































