Dua musim pertama berbaju Liverpool dijalani Babel dengan tidak mengesankan, di mana ia lebih banyak duduk di bangku cadangan. Sejak hijrah dari Ajax Amsterdam, pemain 22 tahun itu baru tampil sebanyak 89 kali di seluruh kompetisi dan menyumbang 14 gol.
Nasibnya pun tetaplah sama di musim ketiganya ini, seiring dengan start buruk yang dilakukan The Kop di awal musim, gelandang berpaspor Belanda ini baru dimainkan dua kali. Satu sebagai starter, satu sebagai pemain pengganti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu apa tanggapan Benitez selaku pelatih Liverpool? Dengan santai, pria Spanyol itu meminta Babel untuk menunjukkan performa terbaiknya ketika diturunkan di lapangan. Karena pada prinsipnya, para pemain terbaiklah yang akan dipilih oleh Rafa untuk mengisi starting eleven dan ini berlaku juga pada pesaing Babel di posisi sayap kiri, Albert Riera.
"Baik Albert (Riera) dan Ryan (Babel) ingin bermain. Mereka bermain di posisi yang sama dan bagus bagi kami bila keduanya saling bersaing. Pesanku pendek saja, seluruh pemain harus bisa membuktikan kemampuannya di lapangan," tegas Benitez yang dikutip eurosports.
"Ryan tahu ia tidak bisa kemana-kemana saat ini, jadi dia harus bisa tampil baik. Dia adalah pemain bagus dan kami tahu talentanya. Penting bagi kami untuk berbicara dengannya dan melihat perkembangannya beberapa bulan ini. Di mana ada Piala Dunia di akhir musim inii dimana itu adalah tujuan seluruh pemain kami. Siapa yang tampil baik saat latihan, maka mereka punya kesempatan (untuk bermain)," tuntasnya.
(mrp/nar)










































