Michael Shields, 22 tahun, sebelumnya dituduh terlibat percobaan pembunuhan terhadap seorang bartender di Bulgaria tahun 2005. Ia divonis penjara 10 tahun dan sudah empat tahun menjalani hukumannya itu.
Hingga kemudian muncul pengakuan dari seseorang yang identitasnya dirahasiakan bahwa ialah yang melakukan percobaan pembunuhan itu. Pengakuan itu sudah dibuat tahun 2005 saat Shields masih disidang di Bulgaria, tetapi baru diungkap beberapa hari ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti dilansir YahooSports, pengacara Shields, John Wheate, menyatakan bahwa pengampunan itu disambut gembira oleh Shields sendiri serta oleh keluarganya.
Shields dan sejumlah fans Liverpool lainnya mengunjungi Bulgaria usai menyaksikan Liverpool memenangi final Liga Champions 2005 di negara tetangganya, Turki.
Bartender Martin Giorgiev diserang saat ia mencoba menengahi perkelahian antar fans. Giorgiev dipukul dengan menggunakan paving block dari batu di kepala dan mengalami cedera berat.
Sebenarnya, saat Shields disidang, seorang pria dari Liverpool telah membuat pengakuan bahwa ia adalah pelaku penyerangan itu saat sudah kembali ke Inggris. Tetapi pengadilan banding di Bulgaria menolak mengakui bukti itu.
(arp/roz)











































