Le Havre menuduh MU melakukan transfer ilegal terhadap gelandang muda Paul Pogba. Keadaan ini membuat MU terancam dihukum larangan transfer, seperti yang telah diterima Chelsea baru-baru ini.
Ferguson mengatakan bahwa tuduhan dari tim asal Prancis itu tak berdasar. "Saya pikir, dasar dari sikap mereka menyerang Manchester United adalah karena kami tim besar. Padahal, mereka tidak memahami dengan benar bagaimana situasinya," ujar Ferguson seperti dilansir dari Reuters.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami melakukannya dengan benar. Apa yang dilakukan klub lain (Le Havre) memang telah mengundang kontroversi. Namun saya percaya sepenuhnya kepada MU."
Ferguson balik menyindir bos Le Havre sebagai orang yang tengah frustrasi.
"Tuduhan ini dilancarkan oleh direktur klub Prancis yang tengah frustrasi dan kini ia berusaha untuk menariknya," tutup manajer asal Skotlandia itu.
Sebelumnya, The Red Devils akan mengancam akan menuntut klub Prancis berjuluk les ciel et marine itu bila mereka tidak menghentikan tuduhan itu.
(nar/roz)










































