FA Tuntut Adebayor dengan Dua Tuduhan

FA Tuntut Adebayor dengan Dua Tuduhan

- Sepakbola
Selasa, 15 Sep 2009 21:47 WIB
FA Tuntut Adebayor dengan Dua Tuduhan
London - Penyerang Manchester City Emmanuel Adebayor dituntut atas tuduhan melakukan kekerasan dan tindakan yang tidak pantas kala timnya bersua Arsenal, yang notabene merupakan bekas klub pemain asal Togo itu.

Demikian pernyataan yang dikeluarkan oleh Asosiasi Sepakbola Inggris (FA). Sebelumnya dia diduga sudah menginjak pemain lawan dan melakukan selebrasi gol yang berbau provokatif dalam laga antara City kontra Arsenal akhir pekan lalu.

"Adebayor dituntut atas tuduhan melakukan kekerasan menyusul insiden dengan Robin van Persie yang mengakibatkan pemain Arsenal itu mendapat cedera di bagian wajah," terang FA seperti dilansir Reuters.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Adebayor juga mendapat tuntutan atas tindakan yang tidak sepantasnya menyusul sikapnya ketika berbalik dan berlari di depan pendukung Arsenal untuk merayakan gol yang baru dia buat," lanjut pernyataan tersebut.

Pihak FA menambahkan bahwa wasit Mark Clattenburg yang memimpin pertandingan tidak melihat langsung tindakan Adebayor terhadap Van Persie. "Tapi dia mengonfirmasi bahwa jika dia melihatnya, maka dia pasti mengusir Adebayor atas tindakan kekerasan."

Pihak kepolisian Manchester juga sudah memberikan masukan tertulis kepada FA mengenai pandangan mereka terhadap insiden di stadion City of Manchester itu. Tanggal terpisah nantinya akan diatur untuk sebuah komisi menelaah selebrasi gol Adebayor.

Selebrasi gol Adebayor itu sendiri lantas memicu kericuhan di antara fans Arsenal yang mengakibatkan seorang steward cedera. Dalam hal ini FA juga meminta City dan kepolisian Manchester segera mengidentifikasi pelaku yang terlibat dalam aksi kekerasan itu.

"FA ingin melihat siapa pun yang bersalah atas tindakan itu menghadapi hukuman sesuai sistem yang berlaku dan dijauhkan dari sepakbola," demikian FA.

Adebayor diberi waktu sampai Rabu (16/9/2009) malam waktu setempat untuk memberi respon atas tuntutan melakukan kekerasan yang bisa berbuah ganjaran larangan main tiga partai. Untuk tuntutan tindakan tak pantas, dia diberi tenggat sampai 30 September untuk merespon.

(krs/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads