Selain insiden injak wajah yang melibatkan Robin van Persie, Adebayor juga banyak dikritik lantaran aksi selebrasinya yang dianggap provokatif. Atas dua tindakan tersebut striker Togo itu kemudian dijatuhi sanksi larangan bertanding oleh FA.
Meski dapat sorotan atas tindakannya dalam laga di City of Manchester Stadium akhir pekan kemarin, Adebayor ternyata sama sekali tak menyesal. Soal selebrasi provokatifnya, mantan pemain AS Monaco dan Metz itu melakukannya sebagai bentuk pembalasan atas tindakan fans The Gunners yang kerap mencemooh dirinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adebayor memang mendapat perlakuan tak menyenangkan dari fans Arsenal di paruh terakhir musim kompetisi 2008/09. Terkait isu kepindahannya ke AC Milan dan Inter Milan saat itu dia kerap dapat sorakan bernada cemoohan dari pendukungnya sendiri.
Inilah yang sepertinya melandasi dia untuk menerima pinangan City, dan kemudian melakukan perayaan yang memancing emosi fans The Gunners dalam laga akhir pekan kemarin.
"Jika Anda ingin melakukan kekerasan pada seseorang di tengah jalan selama satu jam maka dia akan bereaksi lebih buruk dibanding sebuah perayaan gol!β
"Seseorang bisa menerima banyak perlakukan tak menyenangkan sebelum akhirnya dia mencapai titik puncak. Saya disakiti oleh orang-orang yang enam bulan lalu menyanyikan nama saya dan tindakan itu mereka lakukan tanpa alasan. Saya ingin mencetak gol dan menunjukkan kalau perlakuan buruk pada saya bukan sesuatu yang baik," kisahnya panjang lebar.
Terkait aksi tendangnya terhadap Van Persie, Adebayor juga mengaku tak menyesal. Bukan berarti dia tak mau meminta maaf, disebutnya penyesalan hanya dirasakan oleh mereka yang terbukti melakukan kesalahan. Padahal dia mengaku sama sekali tak sengaja mencederai mantan rekannya itu.
βSaya menyesal kalau Robin mengalami cedera, tapi saya tak bisa menyesali sesuatu yang saya sendiri tak punya maksud melakukannya. Semua orang tahu saya, tahu kalau saya tak akan dengan sengaja mencederai orang lain, terutama dia adalah mantan rekan saya.β
"Saya senang kalau Robin baik-baik saja karena saya tahu sepatu saya begitu dekat dengan matanya". Β
Adebayor juga mengkritik sikap beberapa pemain Arsenal yang menunjukkan sikap permusuhan pada dirinya. Pesepakbola yang tiga musim berseragam Arsenal itu mengklaim kalau beberapa anggota skuad 'Gudang Peluru' menolak berjabat tangan dengan dirinya sesaat sebelum laga.
"Ada beberapa pemain Arsenal yang tak mau berjabat tangan.Saya tak akan menyebut namanya, itu bukan gaya saya, tapi ada beberapa orang yang melakukan hal itu. Bersama mereka saya telah menghabiskan banyakwaktu bersama, saya pikir mereka adalah teman. Perlakukan beberapa pemain itu sungguh gila," pungkas dia. (din/din)











































