Sudah menjadi rahasia umum bahwa Liga Inggris merupakan kompetisi yang menawarkan gaji tertinggi di seantero jagad. Hal itu juga tak lepas dari besarnya modal yang dimiliki klub-klub di kasta tertinggi di negeri Ratu Elizabeth itu.
Gaji menjulang yang diterima pemain-pemain yang merumput di Liga Inggris (Premiership) itu pun tak jarang jadi sasaran kritik. Kompetisi tersebut dinilai memberikan pendapatan yang terlalu besar dan tidak masuk akal.
Namun menurut kapten Manchester United, Neville, pesepakbola yang bermain di Liga Primer patut menerima gaji setinggi itu. Menurutnya para pemirsa baik yang menyaksikan secara langsung atau tidak akan mendapat kepuasan dengan melihat pertunjukkan menawan dari Liga Inggris.
"Pihak-pihak lain mendapat miliaran dari penjualan hak (siar) dan 75.000 datang langsung setiap pekan menonton kami bermain," tuturnya di The Sun.
"Ini merupakan produk yang dicintai oleh masyarakat. Keberadaan pendukung memang cukup penting namun tanpa adanya pemain Anda tidak memiliki apa-apa," lanjutnya.
Liga Inggris memang disebut-sebut lebih memuaskan penggemar sepakbola dibanding liga-liga Eropa lainnya. Selain segudang pemain bintang kompetisi ini juga memiliki lima tim besar dengan materi pemain relatif sepadan.
Di sisi lain pemain-pemain yang bermain di tanah Inggris juga harus melakoni jumlah pertandingan yang lebih banyak dibanding di liga-liga papan atas di benua biru. Soalnya di Negeri 'Tinga Singa' tersebut terdapat tiga kompetisi domestik: Liga, Piala Carling dan Piala FA. (din/din)











































