Perkara tipu-tipu menjatuhkan diri demi mendapatkan keuntungan alias diving sedang menghangat. Eduardo, rekan satu tim Van Persie, bahkan sempat dituding melakukannya saat bersua Celtic di kualifikasi Liga Champions kendati hukuman lantas dibatalkan.
Untuk Van Persie sendiri, diving adalah hal yang haram. Namun, saat The Times menanyakan apakah suka melebih-lebihkan ketika jatuh di atas lapangan, dia menukas lugas, "Ya, aku suka melakukannya."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu bukanlah diving. Itu hanya memperlihatkan.. 'Ayolah, dia baru saja mendorongku sehingga aku jadi tak bisa bikin gol.' Bukanlah tujuanku untuk melakukan diving. Aku tak setuju dengan para pelaku diving karena itu tidak jujur," tegas Van Persie.
Boleh jadi pernyataannya itu semata hanya akan disebut sebagai alibi dari seorang pelaku diving, atau upaya pembelaan diri belaka. Tapi Van Persie menegaskan bahwa situasinya tidak sesederhana itu.
Sebagai contoh dia mengemukakan sebuah insiden ketika Arsenal bersua Manchester United akhir Agustus lalu, saat timnya kalah 1-2. Pada suatu ketika di dalam laga, Van Persie dijatuhkan Patrice Evra.
"Evra sedikit mendorongku --benar-benar sedikit saja-- tapi itu bikin lajuku jad kurang seimbang. Aku terjatuh dan penonton di stadion mulai mengejekku. Aku berpikir, 'Ayolah, kalian tak lihat dia sudah mendorongku?'."
"Beberapa orang tak melihat dorongan-dorongan kecil ini padahal jika dapat melihat seluruh situasinya, gambaran berbeda akan terlihat. Aku sendiri tak pernah berniat diving. Tapi terkadang Anda kehilangan keseimbangan, jadi terlihat sedikit lucu," tandas dia.
(krs/krs)











































