Torres sempat jadi incaran Sir Alex Ferguson pada tahun 2006 yang melihat penampilan apiknya saat membela Spanyol di Piala Dunia. Meski tersingkir oleh Prancis di perdelapanfinal, Torres menjadi topskorer tim bersama David Villa dengan tiga gol.
Ketertarikan Fergie didasari atas kepergian Ruud van Nistelrooy ke Real Madrid kala itu. Namun harapan Fergie tak kesampaian karena Atletico Madrid menolak tawaran dari MU.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam wawancaranya dengan The Sun, penyerang usia 25 tahun itu ditanya apakah ia mau bergabung dengan Fergie jika suatu saat si manajer MU itu menawarinya lagi. Apa jawab Torres?
"Aku berharap bermain lama atau mengakhiri karirku di sini. Aku tidak tahu, tapi Liverpool adalah klubku di Inggris dan aku tidak berpikir untuk bermain bagi tim lain," ungkap Torres.
"Aku dapat mengerti bagaimana persaingan antara MU dan Liverpool," sambung pemain yang dikontrak hingga tahun 2013 dan bergaji 110 ribu poundsterling (Rp 1,7 miliar) per pekan itu.
Masuk akal memang jika melihat alasan Torres tersebut. Seperti saat ia masih bermain bagi Atletico, tak sekalipun terlintas niatan untuk bermain di Real Madrid. Apalagi dari sejak dulu, MU dan Liverpool selalu bersaing untuk memperebutkan status sebagai yang terbaik di Liga Inggris dan juga Eropa.
"Sebagai pemain asing aku tahu bagaimana perasaan para fans Liverpool. Aku ingat bagaimana penyambutan ketika aku datang di sini. Sangat mengagumkan sekali," pungkas pemain berjuluk El Nino itu.
Sejak hijrah dengan banderol 20 juta poundsterling sekaligus menjadikannya pemain termahal Liverpool, Torres sudah tampil sebanyak 92 kali di seluruh kompetisi dan menyumbang 58 gol. (mrp/roz)











































