Di Inggris, dikenal istilah big four atau tim empat besar Liga Primer yang setiap musimnya setia bersaing berebut gelar juara. Partai yang melibatkan duel antara mereka dipastikan ketat dan sengit.
Minggu (4/5/2009), Chelsea sukses menundukkan Liverpool dengan dua gol tanpa balas. Kemenangan ini diakui Ancelotti sudah diraih timnya dengan perjuangan cukup keras melawan sebuah tim hebat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Babak pertama cukup seimbang, kedua tim masih mengendalikan pertahanan dengan baik, tapi saya pikir kami pantas menang. Selama 90 menit kami melakukan tugas yang sangat baik," lanjut Ancelotti.
Tiga angka juga disebut Ancelotti tak lepas dari kedisiplinan pemainnya menjaga lawan. Di tengah Steven Gerrard tak diberi celah, sementara di belakang Fernando Torres juga tak diberi ruang.
"Kami ingin menghindari Gerrard dapat tempat kosong, (Michael) Ballack, (Michael) Essien dan (Frank) Lampard melakukan tugas fantastis. Untuk mengontrol Torres tidak mudah, tapi (John) Terry dan (Ricardo) Carvalho melakukan pekerjaan luar biasa," puji Anceloti.
Tak hanya dalam aspek pertahanan, Chelsea juga tampak solid di depan. Meski tak bikin gol, Didier Drogba tampil apik dengan mengkreasikan dua gol kemenangan Chelsea.
"Drogba menghadirkan dukungan yang bagus untuk Nicolas (Anelka) dan (Florent) Malouda, dan semua bekerja keras, semua pemain kami," nilai manajer yang akrab disapa Don Carletto tersebut.
Kemenangan atas rival berat sudah diraih Chelsea lewat kerja keras dan performa apik para pemainnya. Tapi uniknya Ancelotti justru menilai bahwa di matanya 'The Blues' sebenarnya tidak menampilkan permainan terbaik.
"Tentu saya puas saat kami menang, tapi juga ketika kami bermain bagus. Saya pikir permainan terbaik kami hadir saat melawan Sunderland," tandas Ancelotti merujuk pada kemenangan tandang 1-3 di pekan ke-2. (krs/roz)











































