Banyak kasus antara seorang pesepakbola dan suporter. Eric Cantona pernah kena skorsing lantaran melepaskan tendangan kung fu kepada seorang pendukung Cystal Palace tahun 1995. Akibatnya legenda Manchester United itu dilarang tampil sembilan bulan oleh FA.
Lain lagi dengan Emmanuel Adebayor. Beberapa pekan silam kala berhadapan dengan Arsenal, striker Manchester City ini melakukan selebrasi kontroversial di depan pendukung The Gunners. Adebayor mengklaim, sebagain suporter lebih dulu mencemoohnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia pun santai-santai saja menaggapinya. "Saya pikir fans Chelsea menghargai apa yang sudah saya lakukan. Saya bekerja keras untuk tim saya. Pendukung tim lain? Well, itu tugas mereka untuk membenci pemain lawan, bukan? Dicemooh bukanlah masalah," ujarnya di Sportinglife.
Beberapa pendukung lawan juga menganggap dirinya suka diving. Tetapi Drogba menyangkalnya. Ia menyebut dirinya bukanlah seorang 'penyelam', melainkan memang kerap terjatuh ketika laga berlangsung ketat.
"Saya adalah target untuk teman2 saya, merebut bola, menyusun serangan dan mencetak gol. Para bek juga sering menjadikan sasaran. Ketika Anda bermain dalam tempo cepat, maka sedikit adu badan membuat Anda kehilangan keseimbangan," tukasnya.
(roz/krs)











































