Empat kekalahan beruntun dalam empat laga terakhir adalah catatan terburuk Liverpool dalam 22 tahun belakangan. Karenanya, walau menghadapi MU mereka akan menjadi tuan rumah, publik justru menilai mereka sebagai underdog.
Ferdinand, bek MU, tak setuju dengan pandangan itu. Baginya, Liverpool tetap sebuah tim yang potensial mengganjal ambisi timnya untuk meraih kemenangan di partai yang dihelat Minggu (25/10/2009) itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pada akhirnya, form tidak lagi berpengaruh. Ini seperti pertandingan sistem gugur. Tak peduli betapa baiknya Anda bermain selama ini karena form tidak berpengaruh dan semuanya kembali kepada siapa yang bermain paling baik hari itu," ulasnya.
Performa Liverpool yang kepayahan membuat pasukan Rafael Benitez perlahan dihapus dari daftar juara Liga Inggris. Namun Ferdinand tak sepakat bila pertandingan nanti akan jadi garis penghakiman untuk 'Si Merah'.
"Terlalu dini untuk bicara tentang itu Apa pun hasilnya, kedua tim masih sanggup untuk memetik kesuksesan musim ini," tandas bek tengah berusia 30 tahun itu.
(arp/a2s)











































