Digadang-gadang sebagai penghuni baru Big Four dengan kekuatan uangnya, City sempat menunjukkan tajinya di awal-awal musim. Nilai sempurna hasil dari empat kemenanganΒ di Liga Inggris plus satu di Piala Carling disabet oleh anak asuh Mark Hughes itu.
Rentetan hasil gemilang itu memang sempat diinterupsi oleh kekalahan dari rival sekota, Manchester United. Tapi Gareth Barry dkk sudah sempat bangkit dengan menekuk Fulham di Piala Carling dan West Ham di Premiership.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami semua kecewa," ujar Hughes pasca laga kontra Fulham, Minggu (25/10/2009), seperti dikutip The Sun. "Kami sudah berada di posisi hampir menang tapi tak sanggup menuntaskannya."
Hughes pantas kecewa. Dengan investasi besar pada pemain-pemain mahal seperti Emmanuel Adebayor, Kolo Toure dan Carlos Tevez, tidak sepantasnya hasil City semengecewakan seperti itu.
Menghadapi Fulham, City sudah unggul 2-0 lebih dahulu. Tapi Fulham sanggup menceploskan dua gol balasan dalam tempo enam menit dan menguaplah tiga angka yang sudah di depan mata City.
"Dalam posisi itu, kami seharusnya sudah nyaman tapi kami malah membiarkan mereka mengejar," keluh manajer berkebangsaan Wales itu lagi.
Hughes jelas harus menata ulang tim asuhannya, mumpung posisi City belum terlalu jauh dari empat besar. Saat ini, Adebayor cs masih ada di posisi enam dengan nilai 18,Β berselisih enam dari Chelsea yang di puncak dan tertinggal satu dari Tottenham Hotspur yang menghuni peringkat empat.
Tengah pekan ini, ada satu pertandingan yang bisa dijadikan titik balik City. Mereka 'cuma' akan menjamu Scunthorpe di ajang Piala Liga. Scunthorpe adalah tim dari Championship, alias satu divisi di bawah City.
Kebetulan pula, partai itu akan jadi partai terakhir City di bulan Oktober. Bila menang, bisa jadi peruntungan Manchester Blues akan membaik di bulan November.
(arp/key)










































