Liga Inggris musim ini lebih dinamis dibanding musim-musim sebelumnya. Kini perhatian tidak hanya ada pada the big four saja.
Di awal musim, Manchester City menjadi buah bibir dengan belanja jor-joran yang dilakukannya dengan membeli pemain-pemain bintang yang merumput di Liga Primer. Sedangkan di seperempat awal musim terdapat Tottenham Hostpur yang berhasil merangsek ke posisi empat besar 'menggantikan' posisi Liverpool yang sempat menuai rentetan hasil buruk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Fabregas tim unggulan lain selain Arsenal akan memiliki tekanan yang lebih berat untuk meraih titel Liga Inggris. Soalnya gelandang internasional Spanyol ini menilai klub-klub besar tersebut akan terbebani dengan dana transfer besar yang sudah dikeluarkan untuk membangun skuad selama beberapa waktu terakhir.
Seperti diketahui, meski berpredikat sebagai tim besar, Arsenal cukup minim dalam mengeluarkan uang untuk belanja pemain. Hal itu disebabkan oleh kebijakan manajer Arsene Wenger yang lebih cenderung memprioritaskan pemain muda berpotensi.
"Tentu saja kami berada dalam tekanan, karena Arsenal merupakan klub besar dam harapan pada tim ini selalu besar," tandasnya di Daily Mail.
"Namun tim-tim lain telah membelanjakan uang yang sangat besar dalam beberapa tahun terakhir untuk membangun skuad mereka, mungkin merekalah yang lebih tertekan karena investasi itu," lanjutnya.
Sedangkan untuk kemungkinan Arsenal menjadi juara sekaligus mengakhiri paceklik gelar selama empat tahun terakhir, Fabregas cukup pede dengan timnya. Menurut pemain berusia 22 tahun ini, Arsenal telah semakin matang.
"Tidak ada yang tidak mungkin. Kami memang bukan favorit, namun kami akan berjuang untuk menjadi juara. Tim ini semakin dewasa dan makin pede dari waktu ke waktu."
(roz/roz)











































