Pada pertandingan Piala Carling melawan Everton kemarin malam, Rabu (28/10/2009), Pavvlyuchenko dimainkan sebagai starter. Walaupun berada di lapangan sepanjang laga, dan timnya menang 2-0, striker Rusia itu tidak mencetak gol.
Padahal itu adalah kesempatan besar Pavlyuchenko untuk menunjukkan kepada Redknapp bahwa dirinya tidak pantas disepelekan, sebagaimana ia cuma jadi penyerang pilihan keempat setelah Robbie Keane, Jermain Defoe, dan Peter Crouch.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Performa buruknya akhir-akhir ini bukan karena kurang banyak main tapi karena masalah-masalah psikologis," ungkap agennya yang bernama Oleg Artemov dikutip The Sun.
"Tentu saja, tidak masuk starting line-up, duduk terus di bangku cadangan tidaklah bagus untuk pemain manapun. Tapi Roman lebih terpengaruh oleh perasaan bahwa manajernya tidak mempercayai dia dan lebih suka memakai penyerang-penyerang lain."
Sejak musim lalu Pavlyuchenko memang tidak terlalu diperhitungkan oleh Redknapp sehingga kerap diisukan bakal hengkang. Belum lama ini tersiar rumor bahwa ia akan dilepas ke AC Milan, yang tertarik untuk menukarnya dengan Klaas-Jan Huntelaar.
"Piala Dunia itu musim panas depan. Untuk menghabiskan setengah tahun lagi di bangku cadangan mungkin akan sangat buruk untuk karir internasionalnya. Mungkin akan lebih jelas setelah pertemuan kami dengan Redknapp," tambah Artemov.
"Roman dan saya berencana bertemu dengan dia setelah pertandingan playoff Piala Dunia Rusia melawan Slovenia di bulan November."
(a2s/krs)











































