Lima kekalahan dalam 11 laga di Premier League, catatan ini sudah cukup untuk menggambarkan bahwa The Reds tengah terpuruk. Belum lagi kenyataan bahwa mereka kini tengah megap-megap untuk bisa lolos dari fase grup Liga Champions.
Sebagai seorang manajer, Rafa jelas jadi sasaran kritik. Mantan penyerang Arsenal, Ian Wright, dalam kolomnya di The Sun pernah menulis bahwa ia terlalu tergantung pada Fernando Torres. Maka, ketika Torres cedera, Liverpool seperti kehabisan amunisi di lini depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi, saya ingin tahu bagaimana caranya Rafa Benitez menghentak liga hanya dengan mengandalkan satu penyerang top?" Demikian Wright.
Keadaan itu makin diperparah dengan cederanya Steven Gerrard. Sama seperti musim-musim sebelumnya, tanpa Gerrard dan Torres Liverpool memang bak kehilangan roh. Ujung-ujungnya kondisi ini berbalik menyerang Rafa sendiri.
Kabar pun beredar bahwa pria asal Spanyol itu telah diberikan batas tiga pertandingan untuk memperbaiki penampilan The Kop. Jika gagal, maka pemecatan akan ia terima. Satu pertandingan sudah dilewati, yakni kala ditahan imbang Olympique Lyon di matchday IV Liga Champions tengah pekan ini.
Kala terpaan badai tengah menghantamnya, Rafa pun mendapatkan pembelaan dari mantan anak asuhnya, Xabi Alonso. Gelandang yang meninggalkan Liverpool di musim panas lalu itu mengatakan sosok berusia 49 tahun tersebut masihlah orang yang tepat untuk menangani Liverpool. Memecatnya bukan berarti masalah akan selesai.
"Bukan cara Liverpool memecat seorang manajer ketika meraih beberapa hasil buruk di awal musim. Mereka memiliki kepercayaan yang tinggi kepadanya dan dia adalah orang yang tepat untuk klub," ujar Alonso seperti dilansir Telegraph.
"Dia adalah manajer yang hebat dan jelas satu-satunya yang bisa mengatur skuad yang ada saat ini. Bukan keputusan yang bagus jika ingin mengganti manajer."
"Saya masih memiliki respek kepada Rafa dan saya senang melihatnya memiliki lima tahun yang hebat di Liverpool. Dia tahu betul keadaan skuad dan dia bekerja dengan tim dalam segala aspek keseharian. Benitez tahu bagaimana caranya membalikkan keadaan," tegas Alonso.
(roz/din)











































