Hasil seri 2-2 melawan Birmingham di Anfield, Selasa (10/11/2009) dinihari WIB tadi menjadi hasil mengecewakan kesekian kalinya dalam sebulan terakhir bagi Liverpool. Capaian terbaik adalah saat menang 2-0 dari Manchester United tiga pekan lalu, selebihnya kekalahan selalu mengakrabi pasukan dari kota pelabuhan itu dalam sembilan laga terakhirnya.
Kini dengan duduk di posisi ketujuh klasemen dan mengoleksi 19 angka dari 12 laga yang telah dijalaninya serta selisih 13 poin dari Chelsea di puncak klasemen, apakah Rafa masih yakin kalau skuadnya mampu bersaing dengan ketiga anggota Big Four lainnya untuk merebu gelar juara?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika anda melihat semangat para pemain yang ditunjukkan saat mengalahkan Manchester United, anda tahu segalanya itu mungkin. Mereka menunjukkan lagi malam ini. Mereka melakukan segalanya kecuali merebut tiga poin," tukas pria kelahiran Madrid itu.
Berkaca dari perkataan Rafa diatas, dirinya seakan yakin kalau Liverpool masih bisa bangkit dan kembali ke habitat semulanya. Liverpool memang sempat mengalami hasil buruk di awal musim, namun setelahnya 'Si Merah' mampu tancap gas dan memenangi setiap laganya. Sebelum mimpi buruk itu mendatangi lagi di bulan Oktober lalu.
"Kami pernah menang enam atau tujuh kali secara beruntun sebelum ini. Dan kami akan melakukannya lagi," yakin Rafa.
Well, boleh lah Rafa pede kalo timnya masih mampu meraih gelar juara yang diimpikan Liverpudlian selama 20 tahun terakhir bisa tercapai. Namun jika badai cedera belum lah hilang dan penampilan pun masih pas-pasan, ada baiknya Rafa segera meralat pernyataannya itu. (mrp/din)











































