City yang sebelum ini selalu puas dengan menelan satu angka di setiap laga yang dijalaninya selama enam kali berturut-turut mendapati hasil serupa saat menjamu Hull di City of Manchester Stadium, Sabtu (28/11/2009) malam WIB. Tuan rumah dipaksa bermain seri 1-1.
Tujuh hasil seri yang dibukukan oleh City tersebut membawa mereka menyejajarkan diri dengan Southtampton yang meraih hasil serupa pada Desember 1994 sampai Februari 1995 di Liga Primer.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menanggapi hasil seri ketujuh beruntun yang didapat timnya, manajer Mark Hughes mengaku cukup kecewa, Dia menyesalkan keputusan wasit yang menghukum timnya dengan tendangan penalti.
Dari tayangan kamera menunjukkan bahwa wasit Lee Probert tidak jelas menunjuk titik putih atas dasar apa. Pasalnya seiring dengan gerak bola, terjadi semacam adegan handsball yang dilakukan oleh Joleon Lescott dan jatuhnya Jan Vennegor of Hesselink setelah terlibat duel dengan Kolo Toure.
"Kami memiliki peluang dan kami berhasil di depan sebelum babak pertama berakhir. Kami juga cukup bagus di babak kedua," tuturnya di Sky Sports.
"Kami membiarkan Hull melakukan umpan di kotak penalti yang kemudian membuat wasit meniup peluit untuk handsball. Dari semua penghitungan dia mengatakan bahwa itu merupakan pelanggaran kepada penyerang mereka. Kami dirugikan atas keputusan itu, meski kami berada di posisi untuk memenangkan pertandingan kami tidak mampu melakukannya."
(roz/nar)











































