"Saya percaya, itu soal kesopanan yang bersifat seremonial. Tapi hal terpenting bukanlah tentang perayaan, tapi kesopanan berperilaku," tutur Wenger dikutip The Sun, terkait dirinya yang menolak ajakan salaman dari Hughes setelah Arsenal disingkirkan Manchester City di Piala Carling kemarin.
"Saya tidak membantah bahwa saya seorang kalah yang buruk. Tapi pada kasus ini, saya akan melakukan hal yang sama, baik kami menang maupun kalah."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditanya apakah dia merasa dihina Hughes dengan sindirannya itu, Wenger menjawab, "Saya sudah terbiasa dengan perlakukan seperti ini, dan itu biarkan saja. Saya tak mau repot."
"Banyak insiden di pinggir lapangan, tapi Anda tak pernah mendengar saya mengatakan apapun tentang manajer lain setelah pertandingan, baik di konferensi pers maupun sepanjang minggu berikutnya."
Akhir pekan ini Arsenal akan berduel melawan Stoke City. Apakah kali itu dia akan bersalaman dengan manajer tim lawan seusai pertandingan, sang "Profesor" mengatakan, "Kebetulan besok adalah pertandingan saya yang ke-500 di Arsenal. Saya percaya saya telah bersalaman sebanyak 497 kali."
"Saya mempertahankan cara saya bersikap dan tak menyesali sedetik pun yang telah saya lakukan," pungkasnya.
(a2s/arp)










































