Ancelotti Tepis Anggapan Krisis

Ancelotti Tepis Anggapan Krisis

- Sepakbola
Minggu, 13 Des 2009 04:15 WIB
Ancelotti Tepis Anggapan Krisis
London - Belum ada kemenangan yang bisa diraih Chelsea lagi dalam empat partai terakhirnya. Tapi Carlo Ancelotti menolak anggapan timnya mulai mengalami krisis.

Chelsea disingkirkan Blackburn Rovers dari ajang Piala Carling lewat adu penalti usai main seri 3-3 awal Desember ini. Semenjak itulah rentetan tanpa kemenangan Chelsea bermula.

Setelah itu Chelsea justru mengalami nasib lebih buruk setelah ditekuk Manchester City di Liga Primer. Ini disusul dengan hasil imbang 2-2 lawan APOEL Nicosia di Liga Champions.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terakhir, Chelsea juga tak bisa menang saat hanya main imbang 3-3 lawan Everton, Sabtu (12/12/2009) jelang tengah malam WIB. Genap sudah empat partai tanpa kemenangan. Ada apa?

"Siapa bilang kami sedang dalam krisis? Aku pikir tidak demikian," seru Ancelotti di ESPN Star.

Manajer asal Italia itu sendiri membela penampilan para pemainnya di laga lawan Everton. Chelsea Ancelotti nilai main bagus meski sedikit lengah dalam tiga kesempatan lawan bikin gol.

"Kami tak menang karena kesalahan menghadapi set piece. Aku senang karena Chelsea main bagus selama 90 menit, (tapi) aku tak senang dengan hasilnya. Aku tak harus bilang apa-apa ke pemain karena mereka sudah maksimal," terang dia.

Memang, jelas ada aspek yang harus dibehani Chelsea dalam hal bola mati karena masalah ini bukan yang pertama terjadi. "Kami kebobolan tiga gol dari situasi sama. Kami memiliki problem serupa lawan Aston Villa di awal musim dan kami harus berbenah lagi."

Dengan hasil itu sendiri, Chelsea berisiko disamai poinnya oleh Manchester United --yang pada akhirnya gagal melakukannya karena malah kalah 0-1 dari Aston Villa. Terlepas dari hasil MU, Ancelotti tetap optimistis memandang musim.

"Kami masih punya peluang yang sama memenangi titel. Akan jadi perjalanan panjang sampai akhir musim. Liga Primer sangat kompetitif. Kami tak bikin kesalahan individual, tapi lebih pada kesalahan kolektif," analisa Ancelotti.

(krs/mrp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads