Peristiwa itu terjadi pada tanggal 8 Desember silam saat sebagian besar pemain Spurs terbang ke Dublin, Irlandia, untuk berpesta Natal. Tentu saja, namanya juga pesta rahasia, tak ada seorang pun yang memberi tahu sang bos.
Entah bagaimana, pesta tersebut terbongkar dan Redknapp akhirnya tahu. Masalah kian rumit karena empat hari setelah pesta itu, Spurs dipecundangi Wolverhampton Wanderers di kandang sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Redknapp sebelumnya sudah melarang para pemainnya untuk menggelar pesta apa pun dan meminta The Lilywhites fokus saja mencapai target mereka finis di empat besar di akhir musim.
Redknapp yang berang dengan kelakuan anak asuhnya pun berjanji tidak akan membiarkan para pemain-pemain bandel itu lepas tanpa sanksi. Sejauh ini, belum ada informasi soal siapa pemain yang terbang diam-diam itu.
"Semuanya akan kita urus secara internal. Segera setelah pertandingan melawan Blackburn hari Sabtu, percaya pada saya, semuanya akan kita tangani," tukas manajer berusia 62 tahun itu.
"Tapi itu semua terjadi di klub mana pun dan setiap tahun. Sebut saja nama klub mana pun, semuanya punya masalah dengan itu. Tapi semuanya akan ditindak tegas," tandasnya.
(arp/krs)











































