Masalah Liverpool musim ini lebih ke yang namanya konsistensi. Di satu laga mereka bisa menang, namun di laga berikutnya bisa seri atau pun kalah.
Alhasil, posisi ke-8 pun mereka diami dan dengan 30 poin mereka berjarak 15 poin dari Chelsea di puncak. Sebuah prestasi mengecewakan mengingat status runner-up musim lalu yang disandangnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tujuannya cuma satu yaitu kembali pede dan mencapai target finis di posisi empat besar di akhir musim ini.
"Usai menang atas Wolves, kami sekarang akan lebih mendapat kepercayaan diri lebih dan itu sangat bagus untuk keseluruhan tim," ungkap sang manajer Rafael Benitez di situs resmi klub.
"Tapi kami harus tetap menang untuk menggapai empat besar. Kami harus clean sheets dan kami kini siap menghadapi Aston Villa," tegasnya lanjut.
Meski begitu Villa bukan lawan yang mudah dijinakkan. Pada pertemuan pertama kedua tim musim ini, Liverpool bahkan harus mengakui ketangguhan lawan usai dikalahkan 1-3 di Anfield.
Apalagi tim asuhan Martin O'neill itu berada di urutan kelima dan tampil bagus sepanjang musim berjalan.
"Kami tahu Villa adalah tim yang sangat bagus dan berada di atas kami. Dan salah satu musuh yang harus kami kalahkan."
"Untuk kembali ke tempat yang kami inginkan, kami harus memulai untuk menang terus. Jika kami melakukannya di Villa, akan menjadi mudah untuk menjaga kepercayaan diri kami tetap tinggi," demikian pria asal Spanyol itu.
(mrp/arp)











































