Wenger Menolak Gegabah

Jelang Portsmouth vs Arsenal

Wenger Menolak Gegabah

- Sepakbola
Rabu, 30 Des 2009 10:00 WIB
Wenger Menolak Gegabah
Portsmouth - Baik merujuk posisi di klasemen maupun matchfact, Arsenal berada di atas angin dari Portsmouth. Namun itu tidak membuat manajer Arsene Wenger memandang Pompey sebelah mata.

Kedua tim akan terlibat bentrok di Fratton Park pada ajang Liga Ingris, Rabu (30/12/2009) malam waktu setempat. Meski bertatus sebagai tim tamu, Arsenal jelas lebih diunggulkan dari pada si empunya stadion.

Hal tersebut disebabkan oleh posisi kedua tim yang cukup mencolok di klasemen sementara. Arsenal berada di urutan tiga dengan 38 angka sedangkan Portsmouth masih terjebak di peringkat buncit dengan 14 poin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bukan hanya itu saja yang membuat The Gunners cukup superior dibanding tim berjuluk Blue Army itu. Portsmouth belum dapat mengalahkan Arsenal sejak 20 laga pertemuan kedua tim pada semua kompetisi di mana mereka terakhir membekuk 'Gudang Peluru' pada tahun 1958 dengan skor 5-4.

Jika batasannya lebih dipersempit, Younes Kaboul dkk juga masih inferior di mana mereka gagal mendulang satu pun gol di tiga pertemuan terakhir kedua tim di Fratton Park. Sedangkan hasil laga di akhir pekan ini juga cukup kontras yakni Portsmouth ditekuk West Ham 0-2 sedangkan Arsenal meraja Aston Villa 3-0.

Namun Wenger menolak untuk gegabah dalam laga tandangnya tersebut. Menurutnya Portsmouth dengan manajer anyarnya, Avram Grant dapat membuat kesulitan bagi Arsenal.

"Portsmouth telah menelan kekalahan di Boxing Day, dan itu merupakan kekecewaan bagi mereka. Namun Porsmouth merupakan tempat yang dapat menyulitkan kami," ujarnya di Sky Sports.

"Saya melihat mereka saat melawan Liverpool dan Anda perlu untuk mengubah keadaan agar dapat mengeluarkan performa top," sambunnya.

Bisa jadi kewaspadaan Wenger tersebut tidak lepas dari absennya Cesc Fabregas yang mendapat cedera. Sementara itu fakta bahwa Porsmouth selalu berhasil meraup poin penuh di tiga laga kandang terakhirnya juga tidak bisa dipandang remeh. (arp/mrp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads