Dalam laga laga yang dihelat di Madesjki Stadium, Minggu (3/1/2010) dinihari WIB, Liverpool mengawali game dengan baik di mana mereka langsung tampil menyerang menekan pertahanan Reading. Namun begitu memasuki menit ke-20, permainan Liverpool jadi di bawah kendali Reading.
Alhasil tuan rumah pun mampu unggul lewat Simon Church pada menit ke-24. Dan Steven Gerrard mencetak gol penyama kedudukan sepuluh menit sesudanya. Skor 1-1 pun bertahan hingga laga usai dan bahkan Liverpool nyaris saja tersingkir karena Reading tampil agresif di akhir-akhir pertandingan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku kecewa karena kami tidak bermain ngotot namun wajar karena laga ini berjalan dengan ketat," aku Rafa usai pertandingan seperti dilansir situs resmi klub.
"Anda dapat melihat kalau pertandingan ini berjalan ketat. Mereka menekan dan bekerja sangat keras dari awal hingga akhir pertandingan. Jadi kamu melakukan apa yang harus kami lakukan. Ketika kami kebobolan, kam tahu itu akan jadi lebih sulit. Namun ketika kami membalas kami punya beberapa peluang dan mereka pun juga," sambungnya.
Dengan hasil imbang ini, Rafa dan timnya harus rela memainkan replay di Anfield pada 13 Januari mendatang. Tentunya jadi sebuah kerugian karena menguras tenaga para pemain dan juga konsentrasi, namun Rafa berharap kalau timnya mampu melakukan hal terbaik.
"Kami mempunyai kesempatan lain di Anfield dan mudah-mudahan kami bisa lebih baik baik nanti."ujarnya.
Well, setidaknya dewi fortuna harus memihak kepada The Anfied Gank karena ajang ini dijadikan lahan untuk menggarap gelar musim ini, selian Europa League, setelah tercecer dalam persaingan di Liga Inggris dan tersingkir di Liga Champions.
"Kami punya kesempatan terbuka untuk memenangi trofi Europa League dan Piala FA."
"Kami harus melakukan yang terbaik di keduanya dan juga meningkatkan kemampuan kami di liga. Piala Fa adalah kompetisi yang sangat penting bagi yang ingin memenangi tofi," demikian Rafa. (mrp/mrp)











































