MU tengah mengalami masa suram baik dari dalam maupun luar lapangan. Dari dalam lapangan, The Red Devils baru aja tersingkir dari ajang Piala FA setelah kalah dari Leeds 0-1 tadi malam. Sementara di luar lapangan, tersiar kabar bahwa MU memiliki hutang besar senilai 600 juta pounds atau sekitar 5,6 triliun.
Keluarga Glazer dilaporkan meminjam uang senilai 830 juta pounds untuk membeli MU pada 2005 dan diharuskan untuk membayar bunga pinjaman tersebut senilai 69 juta pounds pada 2008.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mendengar klub kesayangannya terbelit hutang besar, sekelompok suporter yang tergabung dalam Manchester United Supportersβ Trust (MUST) menyerukan reaksi keras. Mereka menuding keluarga Glazer telah menjerumuskan klub ke dalam lembah hutang dan mendesak agar klub dijual kepada investor lain.
"Keluarga Glazers telah membawa kami dari sebuah klub terkaya se-dunia menjadi klub dengan hutang paling besar," kesal Duncan Drasdo, CEO MUST seperti diberitakan Express.co.uk.
"Selama empat tahun sebelum keluarga Glazer mengambil alih, Manchester United telah berinvestasi lebih dari 80 juta pounds dalam para pemainnya seperti Wayne Rooney dan Cristiano Ronaldo. Dalam empat tahun sejak pengambil alihan, pergantian memang naik dua kali lipat - meski aksi protes beranggapan sebaliknya - angka yang dipublikasikan memperlihatkan pengeluaran bersih untuk transfer pemain menujukkan negatif."
"Sekarang waktu yang jelas bagi keluarga Glazer untuk keluar dan membuat jalan untuk seorang investor baru yang tertarik bekerja dengan suporter untuk membangun sebuah klub yang lebih kuat." (nar/key)











































