Skema permainan Arsenal di musim ini memang relatif berbeda dengan musim-musim sebelumnya. Dengan formasi 4-3-3, 'Gudang Peluru' lebih banyak bermain dengan bola-bola pendek dan tusukan-tusukan langsung.
Selain inovasi yang memang diterapkan manajer Arsene Wenger, perubahan tersebut juga sedikit banyak disebabkan oleh hengkangnya Adebayor yang selama beberapa tahun terakhir selalu mengisi lini depan Arsenal. Dan 'celakanya', tim ini juga mendapat masalah dengan para pemain depannya di musim ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alhasil Andrei Arshavin yang merupakan gelandang menjadi penyerang tengah dadakan selama beberapa waktu terakhir. Beruntung bagi Arsenal, pemain asal Rusia ini mudah nyetel dengan posisi barunya dan juga garang di depan gawang lawan.
Namun karena kompetisi masih baru separuhnya dijalani, membuat skema Arsenal ini dimungkinkan cepat atau lambat dihafalkan oleh para lawan-lawannya. Variasi serangan dengan target man yang fasih dengan bola-bola atas pun menjadi tuntutan.
Itu yang kemungkinan membuat Wenger dilaporkan melakukan pendekatan kepada penyerang klub Rumania, CFR Cluj, Lacina Traore asal Pantai Gading. Bertinggi 2,03 meter, Traore juga masih berusia 19 tahun yang membuatnya 'memenuhi semua persyaratan' untuk digaet 'Si Profesor'.
Secara fisik dan asal benua, Traore cukup identik dengan Adebayor. Track record Traoe di Cluj yang lumayan oke juga sangat mirip dengan Adebayor belia yang saat itu memperkuat AS Monaco.
Kabar ini pun bukan rumor sembarangan. Karena Presiden Cluj, Iuliu Muresan juga membenarkan bahwa Arsenal telah melakukan pendekatan kepada Traore, meski belum menemukan deal yang cocok terkait dengan harga.
"Kami dan Arsenal telah melakukan kontak namun mereka belum melayangkan penawaran yang konkret. Empat juta dolar, itu harga yang kami mau," tandasnya seperti dikutip Mirror Football. (fjp/roz)











































