Wasit Inggris Nyatakan Perang Terhadap “Penyelam”
Jumat, 16 Apr 2004 17:08 WIB
Jakarta - Keberadaan para “penyelam” (diver) di dunia sepakbola selalu menjadi kontroversi. Dan wasit adalah salah satu pihak yang paling sering dirugikan kepura-puraan tersebut.Graham Poll, salah satu wasit terbaik Inggris saat ini, mengaku cukup frustasi dengan tingkat “kemahiran” para pemain yang suka melakukan diving. Ia menduga ketrampilan-ketrampilan semacam itu diketahui oleh klub-klub si pemain, bahkan mungkin sengaja “diasah” di saat latihan.“Mereka sangat bagus pada simulasi. Saya tidak bilang mereka berlatih melakukan itu, tapi sulit dipercaya bahwa mereka begitu baik dalam melakukan sesuatu tanpa latihan,” tutur Poll dalam Sportinglife, Jumat (16/4/2004).Musim ini isu diving masih mewarnai kompetisi Liga Inggris, bahkan cenderung makin banyak. Salah satu yang paling kontroversial adalah yang dilakukan Robert Pires saat “menjatuhkan diri” di kotak penalti Portsmouth sehingga Arsenal memperoleh hadiah penalti kemenangan.“Kami harus melayangkan kartu (kuning) lebih banyak karena itu adalah satu-satunya cara untuk menghentikan simulasi yang merusak permainan ini. Ini adalah penyakit kanker,” tambah Poll.Keprihatinan Poll mendapat dukungan dari Keith Hackett, manajer umum Professional Game Match Officials Limited (PGMOL). Ia mengatakan pihaknya berencana mendiskusikan masalah ini dengan para pemain dan manajer pada musim panas nanti.“Dari sisi memberi peringatan kami mungkin bisa khilaf. Karena jika memperingatkan seorang pemain atas kelakuan tersebut kami menyebutnya penipu, dan itu adalah sebutan yang paling buruk,” kata Poll lagi. (a2s/)











































