Sejak Spurs ditangani Harry Redknapp, Pavlyuchenko cuma dijadikan pemain cadangan, meskipun ketika dibeli dari Spartak Moskow pada musim panas 2008, ekspektasi pada dia adalah pengganti Dimitar Berbatov yang pindah ke Manchester United.
Di musim ini Pavlyuchenko makin merana karena diposisikan sebagai penyerang keempat setelah Keane, Jermaine Defoe, dan Peter Crouch. Berkali-kali disuruh bersabar oleh Redknapp, faktanya hingga kini ia tak kunjung mendapat kesempatan. Dalam enam bulan, hanya tujuh kali ia dimainkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Spurs sebenarnya sudah membuka pintu bagi siapapun yang ingin membeli pemain 28 tahun itu. Namun, banderol yang dipasang tergolong tinggi, sampai 15 juta poundsterling.
Spartak Moskow sempat ingin menarik pulang Pavlyuchenko, tapi tidak semahal itu. Dinamo Moskow juga siap bersaing dengan Spartak, namun lagi-laga keterbatasan dana menjadi kendala.
Kabar terakhir menyebutkan, Zenit St Petersburg melayangkan proposal penawaran senilai 10,2 juta pounds, tapi belakangan agen Pavlyuchenko menyangkalnya. Tiga klub Inggris, Birmingham City, West Ham dan Fulham ingin meminjamnya, tapi Spurs hanya ingin transfer permanen.
Jadi, siapa bisa melamar Pavlyuchenko dan memboyongnya ke luar White Hart Lane? (a2s/nar)











































