Ya, penyerang internasional Belanda ini memang seorang team player sejati yang potensinya kerap tenggelam dalam kolektifitas tim. Selain itu dia juga fasih bermain sebagai sayap kanan, posisi yang kerap diperankannya kala manajer Rafa Benitez gemar-gemarnya menggunakan formasi 4-5-1 dengan Torres dan Gerrard sebagai penggedor di tengah.
Formasi itu pula yang membuat orang lantas meragukan betul kemampuan Liverpool yang kehilangan Gerrard dan Torres dalam waktu yang bersamaan. Apalagi catatan selama beberapa bulan terakhir membuktikan bahwa kedua pemain itu memiliki andil paling besar dalam urusan penyerangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada pun yang menempati posisi Gerrard adalah Aquilani dengan didukung Phillip Degen dan Albert Riera di kedu sisinya. Di belakang ketiga pemain itu terdapat Javier Mascherano dan Lucas.
Kuyt pun membuktikan bahwa dirinya bisa diandalkan oleh sang pelatih dengan berhasil memborong dua gol. Lesakakan pertamanya lahir berkat kerjasama apik dengan Aquilani sedangkan yang kedua, berkat ketenangannya di titik putih.
Menanggapi permainan Kuyt di laga itu, Benitez mengaku senang bukan kepalang. Dia sangat bangga dengan hasrat tinggi yang selalu ditunjukkan pemain bernomor punggung 18 itu, yang selalu bergerak ke segala arah meski hanya ditugaskan untuk menunggu bola dari rekan-rekannya.
"Dia bekerja dengan sangat keras dan mungkin dia dapat mencetak empat gol hari ini. Komitemennya selalu 100 persen," ujar Benitez di situs resmi klub.
"Dia memiliki pengalaman dan telah mencetak banyak gol baik di Belanda mau pun di sini. Pada keadaan normal, Gerrard akan mengambil penalti itu, namun dia juga bisa melakukannya dengan baik." (fjp/din)











































