Arsenal untuk kali pertama sepanjang musim ini berhasil naik kepuncak klasemen usai menundukkan Bolton 4-2. The Gunners yang pada awal musim diprediksi bakal terdepak dari Big Four mematahkan semua ramalan buruk terhadap mereka dengan performa meyakinkan.
Tapi penyakit lama klub tersebut bernama inkonsistensi ternyata belum sembuh. Setelah terbang tinggi usai menggusur Chelsea dari posisi teratas, 'Tim Gudang Peluru' kemudian dibuat terjerembab ke bawah oleh Stoke City usai dipecundangi 1-3 di Piala FA.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peluang untuk terus menjaga kans jadi juara tersebut kembali terbuka di tengah pekan ini. Bahkan posisi teratas bisa kembali diduduki asal membawa pulang tiga angka saat bertamu ke Aston Villa, dan di pertandingan lain Chelsea gagal dapat poin penuh atas Birmingham City.
Jika tak ada kejutan tak menyenangkan lain datang, Arsenal harusnya bisa pulang dengan senyum lebar, terkait rekor bagus mereka di Villa Park. Kali terakhir The Gunners kalah dari Villa adalah pada Desember 1998, meski musim lalu The villans bisa memetik kemenangan 2-0 di Emirates Stadium.
Apalagi performa anak didik Martin O'Neil juga tak bagus-bagus amat setelah gagal menang dalam tiga pertandingan terakhir plus cuma bikin satu gol dalam periode tersebut. Kalau ada yang bisa jadi pegangan kubu tuan rumah adalah performa di konpetisi non-liga, di mana mereka sukses memenangi empat laga dengan membuat 20 gol - termasuk sukses lolos ke final Piala Carling.
Pertandingan kontra Villa juga bisa menjadi momen spesial buat Wenger, andai berakhir dengan kemenangan. Tiga poin yang didapat akan menjadi kemenangan ke-300 Wenger di Premier League, pria Prancis itu menjadi orang kedua yang meraihnya setelah Sir Alex Ferguson (438 kemenangan).
Jadi, Arsenal bakal naik atau turun?
(din/a2s)











































