Pasca kepergian Cristiano Ronaldo dan Carlos Tevez musim panas lalu, Rooney serta merta jadi andalan Sir Alex Ferguson untuk mendulang gol dan kalau perlu sendirian membawa MU menang.
Hingga Januari ini, Rooney berhasil menjawab kepercayaan Ferguson itu dengan baik. MU sekarang masih berada di pacuan merebut gelar juara, ada di babak 16 besar Liga Champions dan sudah menjejaki final Piala Carling.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maka tak salah, jika banyak pihak melihat kalau MU kini 'menggantungkan nasibnya' kepada kehebatan seorang Rooney. Gampangnya adalah, jika Rooney tak ada maka MU bakal kesulitan.
Tapi Rooney menangkis anggapan tersebut dan lebih menilai performanya saat ini adalah berkat bantuan para pemain The Red Devils lainnya. Jika Rooney mejem, maka rekannya lain yang akan menggantikan perannya.
"Jangan lihat kami sebagai one-man team atau itu semua karena kehebatannya aku seorang, omong kosong semuanya itu," tegas Rooney di The Sun.
"Jika aku tidak mendapat servis dari rekanku, aku tidak bisa mencetak gol. Jika aku tidak mencetak gol, aku harap yang lain pun bisa dan kami melakukannya dengan baik," sambungnya.
Di Premiership sendiri, Dimitar Berbatov menjadi pencetak gol kedua terbanyak MU dengan tujuh gol disusul Antonio Valencia lima gol dan Darren Fletcher tiga gol.
"Kami semua bisa mencetak gol dengan baik dan pastinya MU bukan hanya tentang aku saja. Kami ingin menang sebagai tim, bukan individual," lugas pesepakbola 24 tahun itu. (mrp/arp)











































