City yang menggaet Mancini untuk menggantikan Mark Hughes beberapa hari sebelum natal, sempat digadang-gadang akan segera masuk ke empat besar. Hal itu disebabkan oleh performa The Citizens yang menorehkan tiga kemenangan meyakinkan di tiga laga awal bersama Mancini.
Namun memasuki pertengahan Februari performa City mulai goyah. Setelah takluk 0-2 dari Portsmouth, mereka memang berhasil menang dengan 2-0 dari Portsmouth. Tapi mereka kembali berjumpa dengan kekalahan kala melawat ke Hull ketika dipecundangi 1-2 pada akhir pekan lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kalkulasi Mancini itu memang cukup logis mengingat siapa lawan yang akan mereka hadapi. City akan berhadapan dengan Bolton Wanderers dan Stoke yang diramalkan menawarkan tiga angka dengan mudah.
Di 10 hari terakhir Februari, City akan menjamu Liverpool yang saat ini menduduki empat besar dan sepekan kemudian melawat ke Chelsea, si pemimpin klasemen sementara. Poin penuh dari dua anggota big four tersebut tentu menjadi cara efektif untuk merapat ke zona Liga Champions.
"Februari, bulan ini, merupakan momen krusial dengan laga melawan Bolton, Stoke, Liverpool, Chelsea dan Tottenham," ujarnya di Manchester Evening News.
"Saya memilki pemain-pemain yang cedera. Jika saya memiliki tiga, empat atau lima pemain yang selalu cedera itu merupakan permasalahan besar jadi kami ingin mengubah situasi ini karena kami kemudian dapat memiliki peluang besar di laga kandang atau tandang." (fjp/nar)











































