Sejak aib perselingkuhannya dengan Vanessa Perroncel, mantan pacar Wayne Bridge, terbuka ke publik, Terry jadi semacam pesakitan. Salah satu pukulan terberat adalah ketika ia kehilangan ban kapten Inggris.
Di saat tekanan demi tekanan menghampiri, Terry masih sanggup tampil apik. Terakhir, saat membela The Blues meladeni Arsenal, bek 29 tahun itu berhasil menjaga daerahnya dari serangan lawan dan Chelsea pun menang 2-0.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Secara pribadi, saya ingin berterima kasih kepada tiap pendukung Chelsea. Emosional sekali melihat mereka terus bersama saya dalam dua pekan terakhir. Ini luar biasa, saya tak menyangka," aku Terry di situs klub.
"Saya hari ini sangat bahagia dan saya ingin berterima kasih atas perlakuan mereka pada saya," imbuh Terry lagi.
Terry tak mau menikmati sanjungan atas solidnya pertahanan Chelsea untuk dirinya sendiri. Ia pun mengirim pujian untuk kiper Petr Cech dan rekannya di lini belakang.
"Pete sangat brilian. Dia mengambil semua bola silang, membuat penyelamatan dari tendangan (Nicklas) Bendtner di babak kedua dan membuangnya," ungkap Terry.
"Ash (Ashley Cole) brilian, Riccy (Ricardo Carvalho) dan Iva (Branislav Ivanovic) juga brilian dan solid. Hari ini, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semuanya," tutup dia.
(arp/fjp)











































