Akhir pekan lalu City secara mengejutkan ditekuk Hull 1-2 di KC Stadium. Kekalahan itu membuat Mancini dilaporkan merasa sedemikian gusar karena kecewa. Ia hanya sebentar berada di dressing room ketika turun minum.
"Ya, saya marah. Kalau babak pertama seperti itu, wajar kalau kita merasa marah. Saya membiarkan anak-anak masuk ruang ganti dan menenangkan diri selama tiga menit. Lalu saya bicara pada mereka tiga menit, dan saya pergi," urai Mancini dikutip The Sun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kekalahan dari Hull dijadikan Mancini sebagai pelajaran berarti untuk menghadapi partai-partai selanjutnya, dimulai saat menghadapi Bolton Wanderers di City of Manchester Stadium hari Rabu (10/2/2012) besok.
Bagaimanapun pelatih asal Italia itu memang perlu menaikkan lagi performa Gareth Bary dkk karena mereka kalah tiga kali dari enam pertandingan terakhir di semua kompetisi, termasuk ketika disingkirkan Manchester United di semifinal Piala Carling.
Dengan rapor dua kekalahan di liga, Mancini sudah "menyamai" rekor figur yang dia gantikan, Mark Hughes, yang dipecat di bulan Desember setelah menelan dua kekalahan. Meski demikian Mancini tetap yakin timnya bisa mencapai target finish di zona Liga Champions.
"Jika semua pemain dalam kondisi bagus, kami bisa menang di kandang maupun tandang. Anda mesti ingat, kami punya dua pertandingan lebih banyak dan jika memenanginya, kami akan ada di posisi keempat dan cuma satu poin di belakang Arsenal," tukas Mancini.
(a2s/roz)
