Gol tunggal Abou Diaby cukup untuk mengirimkan pulang Liverpool dari Emirates Stadium, Kamis (11/2/2010) dinihari dengan tangan hampa. Tak hanya mencoreng catatan barusan, kekalahan dari The Gunners pun menghentikan laju Liverpool untuk meninggalkan para pesaingnya untuk satu tiket terakhir ke Liga Champions.
Liverpool sepertinya dalam tekanan akibat kemenangan Manchester City 2-0 atas Bolton Wanderers sehari sebelumnya yang membuat City kini memiliki poin sama, 44, namun kalah selisih gol dan mempunyai dua pertandingan sisa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak ingin hal itu terjadi pada skuadnya, Rafa yang mengaku kecewa atas kekalahannya dari Arsenal, meminta Steven Gerrard dkk untuk segera melupakan kekalahan itu dan lebih memikirkan laga di depan untuk mempertahankan 'habitat' nya saat ini.
Ya usai Arsenal, giliran The Citizens harus dikunjungi oleh Liverpool pada 21 Februari mendatang. Dan partai itu pasti akan sulit sebab di pertemuan pertama, City menahan imbang 2-2 di Anfield. Sebelumnya 'Si Merah' harus meladeni Unirea Urziceni di Europa League pada leg I babak 32 besar.
"Kecewa rasanya ketika kamu kalah di saat sembilan laga sebelumnya tak terkalahkan. Arsenal adalah tim yang bagus namun sekarang kami harus berpikir mengenai apa yang terjadi di depan," tegas Rafa seperti diwartakan Sky Sports.
"Perlombaan untuk perebutan posisi keempat akan berlangsung hingga akhir musim dan kami harus siap untuk laga selanjutnya," sambungnya.
"Sangat sulit bagi siapa pun untuk menang terus. Hal terpenting adalah tetap tenang dan menjaga ritme yang ada," pungkas pelatih berpaspor Spanyol itu.
(mrp/roz)










































