Saat itu laga sudah berjalan setengah jam dan skor kedua tim sama kuat 1-1. Lalu datanglah bencana ke kubu MU saat tekel dua kaki Nani kepada Stilian Petrov langsung diganjar kartu merah oleh wasit. Tak pelak, MU pun harus bermain dengan 10 orang selama sejam dan beruntung kekalahan tak menghampiri mereka.
Hasil imbang yang patut disyukuri namun juga bisa disesalkan karena Chelsea secara bersamaan kalah 1-2 dari Everton. Mungkin ceritanya akan beda jika Nani tetap berada di lapangan dan tampuk klasemen bisa jadi milik 'Setan Merah'
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika babak pertama usai, aku berbicara dengan pelatih dan ia tidak senang dengan tindakanku," ucap Nani seperti dilansir The Sun.
"Sekarang aku merasa menyesal dan minta maaf, karena aku telah merusak performa timku. Aku yakin jika kami menyelesaikan laga dengan 11 orang maka kami akan menang," lanjutnya.
"Kami membuang kesempatan untuk memuncaki klasemen. Dan ini sangat buruk bagiku di mana aku telah mencoba untuk tampil baik musim ini," tukasnya.
Terakhir, Nani pun menilai kalau tekel yang ia lancarkan kepada Petrov bukan bermaksud untuk mencederai lawan dan murni merebut bola. Baginya permainan kasar bukan lah gayanya dalam bersepakbola.
"Aku bukanlah pesepakbola yang kasar. Karirku di olahraga ini. Aku ingin merebut bola kembali dan aku melihat peluang untuk menghentikan Petrov. Aku bertanggung jawab atas apa yang kulakukan, meski hal itu tidak kurencanakan," demikian dia.
Untuk kartu merah yang diterimanya, mantan pemain Sporting Lisbon itu harus absen dalam tiga pertandingan The Red Devils ke depan, termasuk kontra Villa di Final Piala Carling akhir bulan ini. (mrp/roz)











































