Setelah tiga musim berturut-turut berkuasa, MU benar-benar mendapatkan tantangan serius musim ini. Kehilangan Carlos Tevez dan Cristiano Ronaldo dibarengi dengan bangkitnya Chelsea di tangan Carlo Ancelotti. Kalau mau jujur, penampilan 'Setan Merah' musim ini tak terlalu impresif.
Tengok saja catatan mereka saat ini: dari 27 kali bertanding, MU sudah kalah enam kali. Bahkan baru tiga kali musim ini mereka meraih kemenangan tanpa kebobolan, yakni kala menang 3-0 atas Burnley, 4-0 atas Hull City dan 5-0 atas Portsmouth.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada saat bersamaan Chelsea yang jadi pesaing mereka dalam perburuan gelar sukses meraih kemenangan 2-0 atas Wolverhampton Wanderers. Hal ini pun membuat John Terry cs kian nyaman berada di puncak klasemen.
'Si Biru' saat ini memimpin klasemen dengan koleksi nilai 61 di tangan. MU berada di bawah mereka dengan ketertinggalan empat poin. Anak-anak Old Trafford sejauh ini "baru" meraih 57 poin.
Melihat keadaan ini Evra pun berujar bahwa memenangi Premier League memang tak mudah. Namun demikian, bukan berarti ia dan rekan-rekannya pesimistis bisa mejuarainya.
"Kekalahan itu tak mengancam peluang kami karena banyak tim besar datang ke kandang Everton dan gagal menang," ujarnya di ESPN Star.
"Kami berpikir bahwa jika kami bisa menang di sana, maka kami bisa memenangi titel juara. Tapi kami tak menang, jadi menjuarai liga itu lebih sulit dari yang kami perkirakan," tukasnya.
(roz/arp)










































