City disingkirkan Stoke di partai replay babak kelima Piala FA, Kamis (25/2/2010) dinihari WIB. Dalam laga tersebut City sempat ketinggalan 0-1, sebelum akhirnya bisa menyamakan kedudukan 1-1 dan memaksakan diadakannya extra time.
Namun di babak tambahan waktu The Citizens harus kebobolan dua gol dan akhirnya harus kehilangan kesempatan untuk menjadi juara Piala FA.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa indikasi dari penampilan baik itu? "Kami mendominasi laga dan memiliki enam tujuh kesempatan untuk mencetak gol sebelum kartu merah Emmanuel (Adebayor). Sementara Stoke tidak punya kesempatan hampir selama 70 menit," lanjut manajer asal Italia itu.
Mancini juga menyatakan bahwa kartu merahΒ terhadap Adebayor terlalu keras. "Apa yang ditunjukkan Emmanuel merupakan reaksi normal seorang striker ketika ia selalu didorong, ditarik, dan ditendang oleh seorang bek. Seharusnya itu bukan kartu merah, mungkin kuning," ujarnya seperti dikutip dari Manchester Evening News.
"Kartu merah itu mengubah jalannya pertandingan. Yang jelas kami berencana mengajukan banding atas kartu merah itu," tukasnya.
Tak menutup kemungkinan bahwa kekalahan ini semakin memperbesar tekanan terhadap suksesor Mark Hughes tersebut. Pasalnya satu lagi kesempatan untuk meraih trofi telah hilang.
"Tidak, jelas tidak. Saya kecewa karena kami kalah. Kami punya kesempatan untuk melaju ke babak berikutnya dan ke final. Namun inilah sepakbola. Kami harus terus berkembang," pungkasnya.
(nar/key)











































