Laga di Britannia Stadium, Minggu (28/2/2010) dinihari WIB, memasuki menit 67 ketika Ryan Shawcross melakukan tekel terhadap gelandang berusia 19 tahun itu. Ramsey pun mengerang kesakitan dan terkapar di lapangan.
Para pemain Arsenal dan Stoke City yang menyaksikan kejadian tersebut terkejut dan buru-buru meminta petugas medis untuk memberikan pertolongan. Sementara Shawcross, yang merupakan kapten Stoke, dikartu merah wasit. Dalam perjalanannya meninggalkan lapangan, ia menangis lantaran tahu akibat dari tekelnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami harus segera menerbangkannya ke London untuk melihat apakah dia butuh dioperasi. Kami tak tahu berapa lama dia akan absen, tapi yang jelas akan sangat lama," ujar Arsene Wenger.
Dari foto yang dilansir oleh Reuters, terlihat bahwa kaki kanan Ramsey patah. Hal ini mengingatkan orang-orang akan kejadian yang menimpa Eduardo dua tahun lalu.
Kala itu, pada 23 Februari 2008, penyerang berpaspor Kroasia tersebut menderita cedera serius akibat ditekel oleh pemain Birmingham City, Martin Taylor. Tekel Taylor mengenai engkel kaki kiri, membuat Eduardo langsung terkapar di lapangan dan kemudian absen selama berbulan-bulan.
Eduardo nyaris tak merumput selama setahun akibat tekel tersebut. Ia barus bisa bermain lagi pada 16 Februari 2009 kala Arsenal berlaga di Piala FA melawan Cardiff City.
(roz/din)











































