Kemenangan 3-1 Arsenal dari Stoke dalam lanjutan Liga Inggris pada Minggu (28/2/2010) dinihari WIB terasa hambar. Soalnya Ramsey menjadi tumbal dari tiga angka yang didapat The Gunners itu karena mendapat cedera parah.
Kaki kanan pemain yang berposisi sebagai gelandang ini patah karena mendapat tebasan dari Shawcross di menit 67. Tak ada siaran ulang dari televisi, menandakan betapa parahnya kejadian tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kejadian ini lantas membuka kembali memori kelam Arsenal yang pernah kehilangan Eduardo karena persoalan yang sama. Manajer Arsene Wenger pun menuduh tim-tim lawan memainkan permainan fisik yang terlalu berlebihan untuk meredam Arsenal.
Tapi Shawcross mengatakan bahwa tekelnya itu sama sekali tidak didasari oleh motivasi tertentu selain untuk merebut bola. Dia menolak jika ada anggapan yang menyebut bahwa dia adalah pemain yang kotor.
"Sama sekali tidak ada maksud jahat dari tekel tersebut. Saya tidak akan pernah sekali pun melukai pemain secara profesional," tuturnya di situs resmi Fifa.
"Saya cukup sedih bahwa Aaron mengalami cedera yang amat serius dan perhatian saya selalu ada tertuju padanya. Saya harap dia dapat pulih dengan cepat," sambungnya.
Shawcroos sendiri mendapat berkah dari penampilannya di laga itu. Dia dipanggil pelatih timnas Inggris, Fabio Capello untuk laga ujicoba tengah pekan depan.
(fjp/fjp)










































