Dukungan Sir Alex Buat Shawcross

Dukungan Sir Alex Buat Shawcross

- Sepakbola
Selasa, 02 Mar 2010 13:23 WIB
Dukungan Sir Alex Buat Shawcross
Jakarta - Ryan Shawcross dapat sorotan setelah membuat patah kaki Aaron Ramsey. Namun jelang debutnya di timnas senior Inggris, bek Stoke City itu dapat dukungan penuh dari Sir Alex Ferguson.

Shawcross tengah mengalami masa sulit pasca tekel horornya kepada Aaron Ramsey saat Stoke dan Arsenal saling berhadapan di Liga Inggris akhir pekan kemarin. Terlepas dari aksi mengerikannya itu, Shawcross tetap dirating bagus oleh Fabio Capello, yang membuatnya dipanggil masuk timnas The Three Lions.

Menjalani debut bersama timnas senior jelas jadi momen penting buat Shawcross. Malang buat dia, peristiwa bersejarah tersebut harus dihantui dengan insiden tekel mautnya terhadap Ramsey.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun pesepakbola 22 tahun itu ternyata dapat dukungan dari salah satu dedengkot Liga Inggris. Adalah Sir Alex Ferguson yang menelponnya secara langsung dan menyatakan dukungan.

"Sir Alex menelpon Ryan setelah laga (final Piala Carling) pada Minggu dan memberikan dia dukungan dan mengatakan bahwa Ryan tidak boleh melewatkan pertandingan bersama Inggris," ucap bos Stoke, Tony Pullis kepada MirrorFootball.

Lantas apa hubungannya antara Sir Alex dengan Shawcross? Diketahui Shawcross pernah memperkuat Manchester United di skuad reserve sejak 2003. Namun Shawcross yang tidak mampu menembus tim senior MU akhirnya hengkang ke Stoke pada 2008.

Ferguson ternyata tidak lantas melupakan Shawcross yang pernah berbaju MU selama sekitar enam tahun itu. Manajer Skotlandia ini dilaporkan telah menelepon ShawcrossΒ  secara pribadi untuk memberi dukungan terkait penampilan perdananya bersama Inggris pasca insiden Ramsey.

"Peristiwa ini terjadi, sayang sekali dan Sir Alex masih memikirkan banyak hal tentang Ryan karena pernah lama berada di Manchester United."

"Dia tahu betul seperti saya bahwa dia bukan pemain yang ingin sengaja menyakiti lawan. Sir Alex telah melihat kejadian itu dan percaya bahwa itu hanyalah kecelakaan."

"Dia mengatakan kepada Ryan untuk melupakan (kejadian) itu, meskipun dia sadar itu menyakitinya. Ryan sangat menghargai telepon itu dan itu memberikan dia semangat di masa sulit ini," tuntas Pullis.
(din/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads