Capello: Uang Sumber Masalah Moral

Capello: Uang Sumber Masalah Moral

- Sepakbola
Rabu, 03 Mar 2010 15:21 WIB
Capello: Uang Sumber Masalah Moral
London - Beberapa bulan jelang Piala Dunia, Inggris diguncang isu perselingkuhan yang melibatkan tiga pemainnya. Menurut Fabio Capello, masalah tersebut muncul karena kekayaan besar yang didapat pemain belia.

Masalah pertama yang mendatang timnas Inggris adalah kasus perselingkuhan John Terry dengan Vanessa Perroncel. Kasus tersebut tak cuma membuat pernikahan bek Chelsea itu rusak karena pengaruhnya kemudian terbawa ke skuad The Three Lions.

Karena ternyata berselingkuh dengan kekasih Wayne Bridge, Terry harus merelakan ban kaptennya dicopot. Perkaranya tak berhenti sampai di situ karena Bridge kini tak mau lagi bermain satu tim dengan Terry di timnas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Belum reda pemberitaan soal Terry, muncul juga kasus memalukan yang menimpa Ashley Cole. Skandalnya yang dibuat wingback The Blues itu juga masih terkait seks: dia menyelundupkan perempuan ke penginapan Chelsea saat melakukan tur pra musim ke Amerika Serikat musim panas lalu.

Yang paling dibuat kesulitan dan juga pusing dengan serangkaian kasus tersebut jelas Fabio Capello. Disamping harus mempersiapkan strategi demi berlaga di Piala Dunia, dia kini harus menjaga kekompakan tim sekaligus menjaga konsentrasi pemainnya.

"Mereka pemain-pemain penting. Mereka harus menjadi contoh buat anak-anak, untuk semua fans. Untuk alasan itulah, mereka harus berhati-hati dalam setiap tindakan dan mengorbankan sesuatu dalam kehidupan mereka," ungkap Capello seperti dikutip dari TheSun.

Dalam pandangan mantan pelatih Inter Milan, AC Milan dan Real Madrid itu, sumber masalah dari penyelewengan moral tersebut adalah cepatnya pesepakbola di Inggris, dan banyak negara Eropa lain, mendapatkan kekayaan yang banyak hanya dalam waktu singkat.

"Mereka masih muda, anak muda, anak muda yang kaya dan inilah masalahnya," lanjut Don Fabio.

Dengan Piala Dunia yang tak sampai tiga bulan lagi, Capello meminta skuadnya sebisa mungkin menjauhi masalah.

"Saya ingat sewaktu di Spanyol, seorang pemain pergi ke disko dan minum sesuatu, tapi kami tak punya masalah dengan sesama pemain, dengan para gadis-gadisnya, dengan perempuan-perempuan yang berbeda. Saya pikir dalam tempo tiga bulan ke depan akan baik-baik saja buat pemain," pungkas Capello. (din/key)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads