'Tajamkan Nalurimu, Walcott'

'Tajamkan Nalurimu, Walcott'

- Sepakbola
Senin, 08 Mar 2010 23:00 WIB
Tajamkan Nalurimu, Walcott
London - Theo Walcott kembali dapat kritik. Meski punya lari cepat dan teknik apik, si pemain Arsenal disebut belum memiliki "otak sepakbola" yang dibutuhkan untuk jadi pemain kelas dunia.

Penilaian untuk Walcott tersebut dilontarkan oleh Alan Hansen, mantan pemain Liverpool yang kini menjadi pengamat di BBC. Hansen meragukan apakah si pemain 20 tahun tersebut bisa berada di antara jajaran pemain kelas satu.

"Dengan kecepatan dan trik yang dia miliki, Walcott akan selalu bisa hidup dari sepakbola, tapi entah apa dia akan mencapai puncak dan diingat dalam 20 tahun ke depan sebagai pemain hebat," analisa Hansen di Daily Telegraph.

Keraguan terhadap kemampuan Walcott tersebut sebelumnya juga sudah dilontarkan oleh mantan pemain sayap timnas Inggris Chris Waddle. Hansen pun setuju benar dengan paparan Waddle mengenai Walcott.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hanya waktu yang akan menjawab, tapi ketika pekan lalu Waddley mengklaim bahwa Theo tak punya otak sepakbola, itu adalah observasi tepat. Anda memiliki atau tidak memilikinya."

"Ini mengenai naluri alami, kemampuan di dalam diri untuk melihat sesuatu sebelum kejadian. Wayne Rooney kini memilikinya dan demikian pula Kenny Dalglish dulu," tutur Hansen.

Dengan usia yang masih muda, peluang Walcott untuk membenahi diri sehingga bisa jadi bintang di Arsenal dan timnas Inggris memang masih terbuka lebar. Namun, mengingat bahwa kekurangannya adalah di sektor naluri, Hansen menyebut ini bukan perkara mudah.

"(Kekurangannya) Ini adalah mengenai kemampuan menemukan opsi-opsi, melihatnya dini dan kemudian memilih operan yang tepat di saat yang pas. Jika dia bisa membenahi area-area itu, dia bisa jadi pemain dengan nilai 9. Saat ini dia baru dapat ponten 7," tandas Hansen.

(krs/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads