Insiden tersebut terjadi di dalam partai antara Wigan versus Liverpool pada Selasa (9/3/2010). Di dalam tayangan televisi, Gerrard yang dikenai kartu kuning oleh wasit Andre Marriner lantas mengacungkan dua jarinya dengan bentuk V yang berarti penghinaan dan nyerocos ke arah wasit.
Meski demikian, toh wasit tidak menambah hukuman Stevie G. Namun, FA mengancam melakukan penyelidikan terkait insiden gelandang Inggris itu dan ia terancam terkena sanksi jika terbukti bersalah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan mungkin pemain 29 tahun ini tidak akan menghadapi penyelidikan. Sebab, insiden tersebut tidak dirasakan wasit yang ketika itu berada tepat didepan Gerrard sebagai isyarat penghinaan.
Tidak hanya itu saja, aksi nyerocos pemain nasional Inggris yang terekam tayangan televisi juga tidak akan diproses. Wasit Marriner sendiri mengisyaratkan bahwa proses insiden ini tidak patut dilanjutkan sehingga FA kemungkinan tidak akan melakukan tindaklanjut atas kejadian ini.
Jika Gerrard kemungkinan besar lolos dari hukuman, tidak demikian dengan klubnya. Liverpool justru berpeluang besar terkena hukuman karena telah mengoleksi lima kali kartu kuning untuk yang kedua dalam tiga partai. Namun, hingga kini belum diketahui sanksi apa yang menunggu juara Liga Inggris 18 kali itu.
(nar/din)










































