Pasca pertarungan antara "Si Merah" kontra "Si Bunga Mawar Merah", Benitez mengkritik permainan kasar yang diterapkan Blackburn. Tak hanya itu, manajer Liverpool tersebut juga menyerang bos Blackburn, Allardyce.
Dua pekan sudah laga tersebut berlalu. Namun Big Sam bisa jadi masih menyimpan amarah terhadap Rafa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Manajer kelahiran 19 Oktober 1954 ini pun siap bila harus melakoni pertempuran "abadi" dengan Benitez.
"Saya tidak mengkritiknya secara personal. Memang, saya selalu berseteru dengannya namun ini bagian dari permainan. Perseteruan antara kami mungkin bakal berlangsung hingga salah satu dari kami tak menjadi manajer di Liga Primer lagi."
Allardyce juga menyindir Liverpool. "Terakhir kali tim yang berlabel "Empat Besar" namun tak finis di empat besar adalah Liverpool. Kini upaya mereka untuk finis di empat besar pun tampaknya sangat sulit."
"Liverpool harus menanti tim lain terpeleset. Bakal sulit bagi mereka karena tim lain berkembang terus," tutup pria yang biasa dipanggil Big Sam itu.
Benitez bersikap cuek atas serangan dari Allardyce. "Siapa? No comment. Tak ada komentar kepada publik soal dia," ujar manajer asal Spanyol itu dikutip dari Skysports. (nar/nar)











































