"Tinggalkan saya sendiri. Saya selalu berkeinginan untuk bertahan hingga akhir kontrak saya dan saya akan bertahan hingga 2011. Tak mungkin saya melanggar kontrak itu," seru Wenger seperti dikutip dari Skysports.
Ketertarikan Madrid terhadap Wenger sudah diketahui sejak lama. Namun nama besar 'Si Putih' dan limpahan uang belanja yang datang membajir setiap musim sepertinya tak mampu membujuk pria prancis itu meninggalkan kota London dan tentunya Arsenal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Buat saya, kembali ke masalah itu adalah kemungkinan terburuk. Fokus saya saat ini hanyalah Hull City, mereka jelas kalah glamor dibanding Madrid, tapi merekalah yang lebih penting dalam hidup saya saat ini," sambung Wenger.
Pelatih berjuluk Profesor itu secara tak langsung malah menyindir pola belanja Los Merengues yang jor-joran. Kegagalan melangkah ke perempatfinal disebut Wenger sebagai bukti kalau uang tak bisa membeli kejayaan.
"Itu menunjukkan kalau dengan 240 juta poundsterling tak berarti Anda bisa membeli Liga Champions dan di Eropa Anda tak punya jaminan sukses. Jika Anda bisa menghabiskan uang sebanyak itu setiap tahun, Anda mungkin akhirnya akan bisa memenanginya, tapi saat ini kondisinya sulit buat mereka (Madrid)."
"Dalam lima tahun terakhir kami berhasil masuk final, semifinal dan dua kali perempatfinal. Di Inggris kami tak lagi menganggap itu sebagai sebuah keberhasilan karena sudah terbiasa dengan hal itu, soal konsistensi itulah yang sulit didapat," pungkas Wenger.
(din/nar)










































