Di bawah tekanan fans lawan di Stadion Britannia, Sabtu (20/3/2010), Spurs memimpin duluan lewat gol Eidur Gudjohnsen. Stoke lantas membalas melalui penalti Matthew Etherington sebelum Niko Kranjcar memastikan tiga angka tim tamu.
Tiga angka dari Stoke membuat Spurs telah mengantongi 55 angka dari 30 pertandingan, unggul empat poin di depan Liverpool, dan lima di atas Aston Villa. Spurs berpeluang merebut tiket terakhir Liga Champions di akhir musim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ini adalah gol perdana Gudjohnsen bagi Spurs pasca peminjaman striker Islandia itu dari AS Monaco.
Spurs kian di atas angin ketika dua menit setelah gol itu Stoke dipaksa bermain dengan 10 orang. Dean Whitehead diusir wasit setelah menerima kartu kuning kedua akibat mengasai Luka Modric.
Namun keunggulan jumlah pemain tidak serta merta membuat hidup Spurs jadi mudah. Stoke justru kian bersemangat dan berupaya menekan pertahanan tim tamu.
Hasilnya, di menit 63, wasit menghadiahkan penalti buat Stoke setelah Benoit Assou-Ekotto didakwa melanggar Dave Kitson di kotak penalti. Eksekusi yang dilakukan Etherington membuat skor 1-1.
Spurs akhirnya berhak memetik kemenangan setelah di menit 77 umpan Gujohnsen berhasil dimanfaatkan oleh Kranjcar untuk jadi gol yang mengubah skor jadi 2-1 dengan tendangan terukurnya.
Skor 2-1 buat keunggulan Spurs pun bertahan sampai pertandingan berakhir.
Everton Atasi Bolton
Sementara itu dari Stadion Goodison Park, tuan rumah Everton menumpas perlawanan Bolton Wanderers 2-0. Dua gol The Toffees diceploskan oleh Mikel Arteta di menit 72 dan Steven Pienaar di menit 89.
Susunan pemain
Stoke: Sorensen; Huth, Higginbotham, Faye, Collins; Whelan (Tuncay 84), Whitehead; Etherington, Delap; Kitson (Sidibe 84), Fuller
Spurs: Gomes; Corluka, Bassong, Dawson, Assou-Ekotto; Kranjcar (Livermore 90), Kaboul, Modric, Bale; Pavlyuchenko (Gudjohnsen 36), Crouch
(arp/key)










































